Postingan Pertama

Duh senangnya bisa membuat blog disini. Sebagai seseorang yang baru di dunia blogger aku tentu bisa tersenyum sumringah. Mudah-mudahan aku bisa mengelola blog ini sebagaimana mestinya.

Kok judul blog ini mengembalikan jati diri bangsa siy?? Apa hubungannya dengan kehidupanmu? Apa kamu seorang analis sosial? Tidak sobat. Aku bukan pengamat sosial politik apalagi masuk dalam jajaran pengurus KPU Pusat. Aku hanya seorang rakyat jelata yang tak punya harta berlimpah apalagi rumah mewah di pondok indah. Yang aku punya hanya blog ini, itupun numpang yang gratisan, lantaran tak mampu beli domain dah hosting sendiri… *Makin ga karuan niy*

Mudah-mudahan sebagai bangsa yang menganut adat Timur, kita bisa kembali mengembalikan jati diri bangsa yang hampir menghilang dari kehidupan kita. Semoga

Tentang Khairuddin Syach

Khairuddin Syach itulah namaku. Laki-laki yang bekerja sebagai designer graphic dan web development ini gemar sekali ngeblog. Walau tak satupun blognya yang pernah memenangkan kontes SEO. Tapi tak apalah. Aku hanya ingin meramaikan sajah. Masa iya ada yang ngadain kontes seo, tak satupun yang ikut? Khan kasian :lol: Laki-laki yang masih mencari pasangan hidup ini sedang berburu sejumlah wanita parung untuk dijadikan koleksi ...*ngibul* Sudahlah...mari kita saling mengenal lebih jauh lagi....dan happy blogging...!!! salam damai
Tulisan ini dipublikasikan di Mengembalikan Jati Diri Bangsa dan tag , . Tandai permalink.

10 Respon untuk Postingan Pertama

  1. siais berkata:

    Mengembalikan jati diri bangsa merupakan tanggungan kita semua..

  2. nonreni berkata:

    selamat datang, di taman yang menyenangkan, semoga jatidiri bangsamu-ku sekera kembali
    ini ucapan selamat datang nonreni :

    Rakyat Sudah Dewasa
    ====================

    Seperti biasa, mereka tertawa-tawa
    setelah menutup kertas suara
    sambil nunggu quic count contrengannya
    saling ledek atas pilihannya
    sembari tertawa, kita semakin dewasa

    Sementara, di Jakarta
    mereka yang dipuja, pegangi kepala
    tetap merasa aku yang dipercaya
    sembari pegang kepala, menunggu berita

    Sementara itu, pengamat di televisi
    sok pintar menilai, kurang itu kurang ini
    jadi ahli sesaat, saat tepat berpendapat
    sembari, nunggu amplop dari televisi

    Sementara itu sang Kyai
    inilah rakyat kita semakin dewasa dalam berdemokrasi
    semoga para pemimpin belajar dari kedewasaan dan kearifan rakyatnya.

    Mudah-mudahan yang menang tetap rendah hati dan berpikir, kemenangan adalah amanah dan bukan anugrah.

    Sedangkan yang kalah tetap berjiwa besar lakyaknya pemimipn sejati dan berpikir, kekalahan adalah anugrah dan bukan musibah.

  3. nonadita berkata:

    Ikutan kontes SEO ya? (annoyed)

  4. khaystudio berkata:

    @siais
    Betul itu sis..
    @Nonreni
    Puisi atau apa niy? Tapi luar biasa…thQ dag Mampir
    @Nonadita
    Senang dikunjungi blogger bogor..

  5. endar berkata:

    maju terus pantang mundur

  6. odin berkata:

    aku juga baru posting pertama…mamapir ya…

    Salam

  7. herdi berkata:

    HI! Tuju link berikut. Buruan koreksi comment lu pada blog ini. http://www.blogcatalog.com/blog/kaum-biasa/60892c70af071fb0e02d03a89eda2b56

  8. kombes berkata:

    Submit tulisan anda di Kombes.Com Bookmarking, Agar member kami vote tulisan anda. Silakan submit/publish disini : http://bookmarking.kombes.com Semoga bisa lebih mempopulerkan blog/tulisan anda!

    Kami akan sangat berterima kasih jika teman blogger meberikan sedikit review/tulisan tentang Kombes.Com Bookmarking pada blog ini.

    Salam hormat
    http://kombes.Com

  9. wahyubmw berkata:

    Sumringah sekali, kaya namanya Khairuddin S (Sumringah) :) )

  10. khay berkata:

    @wahyu
    bisa ajah loe way. awas ya tak penthung karo penggorengan ngko!

Tinggalkan Balasan