Desember selalu identik dengan hujan. Musim Penghujan selalu menghadirkan kisah yang berbeda. Sebuah kisah perjalanan blog Mengembalikan Jati Diri Bangsa ini yang tertatih di Google SERPs.
Seperti kisah dua hari lalu. Disiang hari yang hujan, seorang mayat perempuan ditemukan tersangkut dibawah jembatan di komplek perumahan yang berlokasi tak jauh dari tempat dimana aku tinggal. Air sungai yang hampir meluap, memudahkan seorang anak kecil yang sedang memanjat pohon cherry melihat sebentuk jenazah wanita yang hampir membusuk.
Mayat wanita itu tiba disini karena terbawa arus sungai yang deras. Hujan yang sering turun ditambah lagi banjir kiriman dari Bogor hampir menjadikan komplek perumahan Pondok Hijau Ciputat dan Komplek Inhutani Ciputat menjadi langganan banjir setiap tahun.
Musim Penghujan kalipun membawa cerita yang berbeda. Dimana kemaren STNK dan Plat Nomor Yamaha Vixieku telah datang diantarkan oleh Mas Subiantoro yang kebetulan beliau lewat Dealer Yamaha ketika pulang ngantor. Alhamdulillah. Kini aku bisa kembali keliling kota Jakarta untuk mencari nafkah setelah sebelumnya aku merasa terbebeni karena Motor Vario Merah milikku boros sekali akan BBM Pertamax.
Musim Penghujan. Aku selalu bersuka cita bila dia datang. Jakarta yang panas sepanjang tahun, namun disaat musim penghujan tiba, menjadi kota yang adem, seadem disaat aku ngenet diwarnet untuk menghadirkan cerita tentang kisah Mengembalikan Jati Diri Bangsa