Banyak renungan yang dapat saya lakukan hari ini berkaitan dengan peringan Hari Anti Korupsi Dunia. Mengapa orang gemar melakukan tindakan korupsi, padahal sudah ada undang2 Anti Korupsi sebagai alat untuk mencegah tindakan tersebut?
Banyak motif yang melatar belakangi mengapa seseorang melakukan tindakan korupsi. Salah satunya tentu saja karena tidak kuat menahan limpahan rupiah meski dia faham betul bahwa uang tersebut bukanlah haknya. Banyak contoh kasus seperti ini. Sebut saja tindakan malin kundang yang tega mencuri sayur asem milik ibunya.. hihihi.. Ga banged yach..
Sebuah renungan yang memang patut kita renungkan. Apa siy yang dapat kita petik dari peringatan Hari Anti Korupsi Dunia tahun ini? Saya sendiri sangat berharap kepada pemerintahan sekarang untuk tetap konsisten dalam melakukan pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu. Karena kalau suka pandang bulu, dikhawatirkan akan banyak bulu-bulu yang tumbuh disekita daerah V. Canda kok.
Hari anti korupsi dunia dan sebuah perenungan. Saya tidak dapat menulis apa-apa lagi selain ingin menuliskan bahwa dengan menghindari perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum dan norma-norma agama, diharapkan kita mampu membangun sebuah negara yang kuat dan beradab. Inilah salah satu langkah untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa.